Baru aku sadari Masa Kecilku habis
Setiap manusia memiliki rasa ingin diperhatikan,disayangi,dilindungi,saling mengerti,saling nyaman antara satu dan yang lain. Setiap anak pula begitu sangat ingin diperhatikan,disegani oleh kedua orang tua mereka. Itulah sifat yang ada didalam diri manusia tanpa disadari. Tahun ini semakin hari semakin membuatku untuk menjadi tegar,dewasa,dan yang lebih harus menjadi sosok ayah dan ibu ntuk diri sendiri.
Jujur saja aku sangat iri ketika melihat kedua orang tua teman-temanku mensuport semua masa depan mereka, ya aku memang juga seperti itu tetapi aku apabila menceritakan mimpiku terhadap ibuku selalu saja rasanya menangis dan sangat down, Aku tidak bisa mengungkapkan lewat kata-kata keyboard, Biasanya anak muda identik dengan rasa nekat,penjagan kedua orang tua. Haaha aku selalu menjadi pribadi nekat untuk diriku sendiri. Taukah aku sama sekali tidak ada yang pernah aku ceritakan kehidupanku yang sangat menyedihkan ini kpd siapapun keculi allah.
Anak perempuan identik dengan kasih sayang ibu dan ayahnya bukan ?
Itu hanya dimiliki oleh kakakku saja, Bukannya aku iri terhadap dia. Apakah kalian tau ibuku dan ayahku apabila kakakku sakit mereka menangis,rela tidak kerja :) Terbalik dengan diriku aku memiliki penyakit paru-paru tetapi ketika aku sakit ayahku mengira aku bohong,Ibuku menggangap diriku biasa saja. Aku sempat menahan sakit selama 1Minggu lebih seingatku. Dan aku tahan sekali aku mengeu\luh kpd ibuku responya sama sekali tidak ada. Yaah untung aku memiliki rasa batin kuat bahwa semua penyakit hanya allah yang memberi aku selalu percaya bahwa semua akan sembuh,aku selalu yakin terhadap kepercayaan itu. Jujur saja aku sama sekali belum pernah membuat ayah&ibuku bangga terhadapku yaah walapun pencapaianku sudah sampai puncak bagi orang lain tp bagi ayah&ibuku sangat biasa saja :). Kalo kakakku Dia sering membuat bangga kedua orang tuaku yah aku sadar kenapa mereka bangga karena dia hafal al-quran hmm aku sadar itu :). aku pernah mendapat nilai tertingggi 98 Matematika dan 95 Kimia dan aku ceritakan kpd ak\yahku responya begitu sangat biasa sekali. Jujur saja aku pernah menangis dan ngamuk didepan kakak,ayah,ibuku bahwa mereka semua tidak pernah memperhatiaknku. Bahwa mereka selalu membanggakan kakakku yaaah aku tau dia masuk difakultas kedokteran diugm.
Aku sadar aku begitu sangat menyedihkan. Setiap masaalah aku memecahkan sendiri tanpa ada bantuan mereka. Banyak yang mengira bahwa ayahku pasti mirip sepertiku hahaha iya benar sekali dia seseorang pemimpin yang keren. tapi aku sama sekali tidak pernah didik untuk menjadi seseorang manusia yang begitu super hero ahahah. Wajahku selalu tegang mungkin ketika orang melihatku sebenrnya saat itulah aku rasanya ingin sekali menangis sekencang-kencangnya walapun aku tau itu akan melegakan semuanya.
Yang jelas aku terdidik oleh peribadi lingkunganku yang sangat acuh dan ak terbentuk dari sebuah batu es yang dingin menjadi leleh.aku terdidik oleh tanganku yang begitu kasar tidak seperti dulu ketika aku tidak memperdulikan segalanya.
Dan aku harus sadar bahwa bahwa masa kecilku benar-benar habis :) Aku harus terlihat kuat karena aku tidak ingin sama sekali anakku yang begitu aku impikan sekarang merasakan betapa hidup ibunya sangat tidak sesuai cerita yang akan diceritakannya kelak. Karena aku adalah seseorang anak perempuan yang harus belajar merelakan dan menahan apa yang akan terjadi atau sudah terjadi.
Aku begitu sangat bangga menjadi diriku sendiri seperti ini. Mungkin saja aku terlihat kasar terhadap seseorang karena hanya lewat begitu mereka sadar bahwa semua tidak ddilakukan secara semena-mena. Aku terbentuk dari keluarga yang sederhana. Aku ikhlas,rela,ridho karena semua ini aku jalani untuk illahi,anak-anakku dimasa yang akana datang,dan diriku sendiri :)
Semangaat ^_^
Jujur saja aku sangat iri ketika melihat kedua orang tua teman-temanku mensuport semua masa depan mereka, ya aku memang juga seperti itu tetapi aku apabila menceritakan mimpiku terhadap ibuku selalu saja rasanya menangis dan sangat down, Aku tidak bisa mengungkapkan lewat kata-kata keyboard, Biasanya anak muda identik dengan rasa nekat,penjagan kedua orang tua. Haaha aku selalu menjadi pribadi nekat untuk diriku sendiri. Taukah aku sama sekali tidak ada yang pernah aku ceritakan kehidupanku yang sangat menyedihkan ini kpd siapapun keculi allah.
Anak perempuan identik dengan kasih sayang ibu dan ayahnya bukan ?
Itu hanya dimiliki oleh kakakku saja, Bukannya aku iri terhadap dia. Apakah kalian tau ibuku dan ayahku apabila kakakku sakit mereka menangis,rela tidak kerja :) Terbalik dengan diriku aku memiliki penyakit paru-paru tetapi ketika aku sakit ayahku mengira aku bohong,Ibuku menggangap diriku biasa saja. Aku sempat menahan sakit selama 1Minggu lebih seingatku. Dan aku tahan sekali aku mengeu\luh kpd ibuku responya sama sekali tidak ada. Yaah untung aku memiliki rasa batin kuat bahwa semua penyakit hanya allah yang memberi aku selalu percaya bahwa semua akan sembuh,aku selalu yakin terhadap kepercayaan itu. Jujur saja aku sama sekali belum pernah membuat ayah&ibuku bangga terhadapku yaah walapun pencapaianku sudah sampai puncak bagi orang lain tp bagi ayah&ibuku sangat biasa saja :). Kalo kakakku Dia sering membuat bangga kedua orang tuaku yah aku sadar kenapa mereka bangga karena dia hafal al-quran hmm aku sadar itu :). aku pernah mendapat nilai tertingggi 98 Matematika dan 95 Kimia dan aku ceritakan kpd ak\yahku responya begitu sangat biasa sekali. Jujur saja aku pernah menangis dan ngamuk didepan kakak,ayah,ibuku bahwa mereka semua tidak pernah memperhatiaknku. Bahwa mereka selalu membanggakan kakakku yaaah aku tau dia masuk difakultas kedokteran diugm.
Aku sadar aku begitu sangat menyedihkan. Setiap masaalah aku memecahkan sendiri tanpa ada bantuan mereka. Banyak yang mengira bahwa ayahku pasti mirip sepertiku hahaha iya benar sekali dia seseorang pemimpin yang keren. tapi aku sama sekali tidak pernah didik untuk menjadi seseorang manusia yang begitu super hero ahahah. Wajahku selalu tegang mungkin ketika orang melihatku sebenrnya saat itulah aku rasanya ingin sekali menangis sekencang-kencangnya walapun aku tau itu akan melegakan semuanya.
Yang jelas aku terdidik oleh peribadi lingkunganku yang sangat acuh dan ak terbentuk dari sebuah batu es yang dingin menjadi leleh.aku terdidik oleh tanganku yang begitu kasar tidak seperti dulu ketika aku tidak memperdulikan segalanya.
Dan aku harus sadar bahwa bahwa masa kecilku benar-benar habis :) Aku harus terlihat kuat karena aku tidak ingin sama sekali anakku yang begitu aku impikan sekarang merasakan betapa hidup ibunya sangat tidak sesuai cerita yang akan diceritakannya kelak. Karena aku adalah seseorang anak perempuan yang harus belajar merelakan dan menahan apa yang akan terjadi atau sudah terjadi.
Aku begitu sangat bangga menjadi diriku sendiri seperti ini. Mungkin saja aku terlihat kasar terhadap seseorang karena hanya lewat begitu mereka sadar bahwa semua tidak ddilakukan secara semena-mena. Aku terbentuk dari keluarga yang sederhana. Aku ikhlas,rela,ridho karena semua ini aku jalani untuk illahi,anak-anakku dimasa yang akana datang,dan diriku sendiri :)
Semangaat ^_^
Komentar
Posting Komentar